Sunday, May 30, 2010

Kembali... :)


Belakangan ini gue menemukan "blokade" dan "barikade" di sana-sini. Banyak sekali. Semua "pintu" terkunci. Keadaan sepi. Padahal dulu nggak kayak gini. Yahh... memang selama ini gue terlalu asik bermain di dunia gue sendiri, sibuk mendongak terlalu tinggi, teradiksi oleh mimpi-mimpi, dan selalu berjanji akan memanipulasi stagnansi akibat terjebak di labirin yang nggak selesai... jadi gue nggak menyadari apa yang udah dan sedang terjadi. Mungkin ini waktunya untuk merapatkan diri ke bumi... dan kembali berinteraksi dengan orang-orang yang RENDAH HATI... ^_^


Semoga dengan begini, kepala gue dingin lagi...

Kembali. Menapakkan kaki ke bumi...
:)

The Road

Gue [May 26, at 7:47pm]:
Oh iya, Gi!
Gue baru inget pertanyaan yg ke tiga...
What do you think of sufi and Jalaluddin Rumi?


Hagi Hagoromo [May 26, at 7:51pm]:
sufi adalah salah satu jalan.
mereka biasanya penganut tarikat.

tarikat ini adalah satu dari empat tingkatan dalam menyerap agama.
pertama syariat, tarikat, hakikat, dan ma'rifat..

rumi adalah tokoh sufi yang cukup ngetop.
banyak temuan filsafati dia yang diikuti jutaan orang.

yeah, namanya juga jalan, ada yang mau merunut, ada juga yang memilih jalan lain. bebas. tapi berkonsekuensi.. :)




Tuesday, May 25, 2010

S. T. O. P. !!!

"Dalam perjalanan apa-apa, perlu ada momen untuk berhenti. Untuk menandai akhir sekaligus awal. Maksudnya, orang tidak bisa selamanya bekerja, beraktivitas, dan melarutkan dirinya bersama denyut semesta. Ada saatnya mereka keluar sejenak dari keseharian, dan justru melihat keseharian itu berjalan tanpa dirinya. Orang bisa kapan saja membuat perhentian, dan dalam bentuk apapun. Bisa dengan liburan, menyepi, atau malah merayakannya. Pokoknya dalam perhentian, boleh dibilang tidak ada yang wajib, semua suka-suka. Semua menjadi manusia dalam eksistensinya."

-- Syarif Maulana [of Tobucil, Bandung]

 Kalo kata Hagi Hagoromo [suhu gue]:
"Berhenti sejenak itu sama pentingnya dengan meningkatkan akselerasi."
:)

Takut. Mati.

Seorang pasien berpaling menghadap dokternya, selagi dokter itu bersiap untuk ke luar ruangan, "Dokter, Aku takut mati. Ceritakan apa yang ada disebelah sana."

Dengan lembut, dokter itu berkata, "Saya tidak tahu."

Dokter itu sedang memegang gagang pintu kamar. Di sebelah sana terdengar suara garukan dan keluhan, begitu pintu itu dibukanya, seekor anjing menerobos masuk dan melompat ke arahnya dengan antusias dan senang sekali.

Menoleh ke arah sang pasien, dokter itu berkata,
"Anda lihat anjing saya? Ia belum pernah masuk ruangan ini sebelumnya, ia tidak tahu ada apa di dalamnya. Ia tidak tahu apa-apa, kecuali bahwa tuannya ada di dalam, dan ketika pintu dibuka, ia langsung masuk tanpa takut. Saya hanya tau sedikit tentang ada apa di sebelah kematian tapi saya tahu benar tentang satu hal... saya tahu Tuhan saya ada di sana dan itu cukup."

Takut?
Sama, dong.
T_T

Monday, May 3, 2010

Wake Up! All is Well... :)

Spirituality means waking up.
Most people, even though they don’t know it, are asleep.
They’re born asleep, they live asleep, they marry in their sleep, they breed children in their sleep, they die in their sleep without ever waking up.

They never understand the loveliness and the beauty of this thing that we call human existence. You know—all mystics—Catholic, Christian, non-Christian, no matter what their theology, no matter what their religion—are unanimous on one thing: that all is well, all is well.

Though everything is a mess, all is well. Strange paradox, to be sure.
But, tragically, most people never get to see that all is well because they are asleep.
They are having a nightmare.

-- Anthony de Mello

wake up, stand up, and all is well... :)

Analogi yang Mudah Dipahami :)


1: "Help us to find God."
2: "No one can help you there."
1: "Why not?"
2: "For the same reason that no one can help the fish to find the ocean."

-- Anthony de Mello

begitulah... :)

Let's BURN YOUR IDOL, people!!! :D


BURN YOUR IDOL adalah sebuah proyek seni yang mengumpulkan 1000 CD-R dari album-album rekaman favorit anak muda di Indonesia. Presentasi proyek ini berupa sebuah instalasi rak yang berisikan 1000 CD-R, sebuah CD player dan earphone.

Tiap CD disertai dengan sampul depan [sleeve] dan sampul belakang [tray card]. Sleeve menampilkan foto potret dan nama responden, tray card berisikan sampul album favorit, nama band, judul album dan komentar responden tentang album favoritnya ini.

Seiring dengan munculnya optical disc drive dengan alat perekam yang murah di pasaran, praktik merekam audio CD orisinil menjadi aktivitas yang populer di kalangan penggemar musik di Indonesia. Hal ini sudah terjadi juga pada jaman kaset masih sangat berjaya dan ketika CD atau mp3 belumlah populer.

Aktivitas ini tentu saja berbeda dengan yang dilakukan oleh produsen pembajak CD. Para penggemar musik ini melakukan praktik tersebut tidak untuk diproduksi dalam jumlah yang banyak dan tidak untuk diperjual-belikan. Ada 2 alasan utama melakukan praktik ini:
1. Karena tidak mampu membeli CD orisinil,
2. Menggandakan CD orisinal untuk dipinjamkan atau diberikan ke orang lain sebagai gift. Tidak hanya CD orisinal saja yang direkam, bahkan format digital audio seperti Wave, MP3 atau ogg juga 'dijadikan' CD.

Saat ini, seorang DJ dengan penghasilan pas-pas-an pun hanya bermodalkan CD-R hasil encoding dari format MP3 atau audio CD orisinil. Bagi penggemar musik fanatik yang berkantong cekak, hasrat untuk menjadi kolektor CD terfasilitasi dengan praktik ini meskipun di dalam hardisk drive nya sudah tersimpan ribuan lagu-lagu dalam format MP3. Dalam kacamata hukum, hal ini tentu saja merupakan praktik yang ilegal.

Proyek ini bertujuan untuk merepresentasikan gejala sosial-budaya tersebut dan berupaya untuk menampilkan pengaruh sebuah produk budaya pop [dalam hal ini adalah musik] pada identatisas anak muda di Indonesia saat ini. Proyek ini bukan untuk menjadikannya sebagai kampanye yang mendukung pembajakan atau advokasi terhadap praktik duplikasi.

Silakan liat detilnya di sini: http://www.burnyouridol.com/instalasi.php 
Trus, langsung aja ikutan di sini: http://www.burnyouridol.com/join.php

Pastinya gw udah ikutan, dong! :D
Dan ini album pilihan gw:
Album Title: "Between Darkness and Wonder", Musician: Lamb [trip-hop duo from Manchester, UK]

Astigmatisma


"Penderita yang mengalami mata astigmatisma akan terganggu penglihatannya tidak dalam segala arah, sehingga penderita ini dianjurkan memakai kaca mata silindris atau kaca mata toroidal. Penderita astigmatisma dengan satu mata akan melihat garis dalam satu arah lebih jelas dari pada kearah yang berlawanan."

"Astigmatisma disebabkan karena kornea mata tidak berbentuk sferik [irisan bola], melainkan lebih melengkung pada satu bidang dari pada bidang lainnya. Akibatnya benda yang berupa titik difokuskan sebagai garis. Mata astigmatisma juga memfokuskan sinar-sinar pada bidang vertikal lebih pendek dari sinar-sinar pada bidang horisontal. Astigmatisma ditolong/dibantu dengan kacamata silindris."

"Astigmatisma terjadi apabila salah satu komponen system lensa menjadi bentuk telur dari pada sferis. Tambahan pula kornea atau lensa kristaline menjadi memanjang ke salah satu arah. Dengan demikian radius kurvatura menjadi lebih besar pada arah memanjang. Sebagai konsekuensi berkas cahaya yang masuk lewat kurvatura yang panjang akan difokuskan dibelakang retina sedangkan berkas cahaya yang masuk lewat kurvatura yang pendek difokuskan di depan retina. Dengan perkataan lain mata tersebut mempunyai pandangan jauh terhadap beberapa berkas cahaya dan berpandangan dekat terhadap sisa cahaya. Dengan demikian mata seseorang yang menderita astigmatisma tidak dapat memfokuskan setiap objek dengan jelas."

"Astigmatisma biasanya disebabkan oleh kornea atau lensa yang kurang bundar sehingga benda titik difokuskan sebagai garis pendek, yang mengaburkan bayangan. Hal ini dikarenakan kornea berbentuk sferis dengan bagian silindrisnya bertumpuk. Mata astigmatisma memfokuskan berkas cahaya pada bidang vertikal, katakanlah pada jarak yang lebih dekat dengan yang dilakukannya untuk berkas pada bidang horizontal. Astigmatisma dapat ditolong dengan menggunakan lensa silindris yang mengimbanginya."

 
Those are what I see

 
That's the cornea's physiology of people with astigmatism.

 
And that's what might happen to my cornea.


So, that's how things work inside my eyeballs! ;)

 
Left: Before corrected. Right: After corrected [using cylindrical glasses].


Gue?
Kiri: Silindris 0.5; 0 derajat
Kanan: Silindris 0.75; 90 derajat

Pengen sembuuuuuuuuhhhh... T_T