Tuesday, June 29, 2010

Cermin

Rasanya seperti bercermin.
Hampir semuanya sama.
Luar dalam.

Tapi...
Lho... lho... lho???
Kenapa ini?
Kok si refleksi mulai bergerak semaunya sendiri?
Kok muncul warna-warni di sekitar gue sini tapi di situ sepi?
Kok yang tampak di satu sisi kini nggak sama dengan sisi yang satunya lagi?
Kok serba kebolak-balik gini?

Ini yang salah gue-nya, refleksinya, ato cerminnya, sih?

Ah, ternyata...
variabelnya memang serupa,
tapi mewujud dalam entitas yang berbeda.
Yang satu nyata dalam maya,
yang satu sebaliknya.
Semua punya keistimewaan yang luar biasa.

Jadi ya, suka-suka mereka.
Terserah kita.
Bebas aja.


Di cermin, kanan bisa dianggap kiri,
dan kiri bisa dianggap kanan.
Nah lho, bingung kan?
:D

No comments:

Post a Comment